Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ
Universitas Negeri Jakarta

Dampak Organizational Culture, Workforce Agility, dan Digital Literacy terhadap Innovative Performance yang Dimediasi oleh Job Satisfaction (Best Practice pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia)

No image available for this title
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kinerja inovatif pegawai Direktorat Jenderal
Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia (DJKN), yang menghambat
pengembangan dan penerapan inovasi dalam pengelolaan kekayaan negara.. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Organizational Culture, Workforce Agility,
dan Digital Literacy terhadap innovative performance pegawai DJKN, dengan Job
Satisfaction sebagai variable mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif
dengan desain kausalitas untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variable.
Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai DJKN yang berjumlah 3.749 orang dan tersebar
di seluruh Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling
untuk menjamin keterwakilan unit secara proporsional dengan jumlah sampel 361 Pegawai.
Pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0 melalui
pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
Workforce Agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovative performance dan.
Job Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovative performance secara
langsung. Organizational Culture, Workforce Agility, dan Digital Literacy berpengaruh
positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap innovative performance melalui Job
Satisfaction. Namun demikian, temuan penting dalam penelitian ini adalah bahwa pengaruh
langsung Organizational Culture terhadap innovative performance tidak signifikan dan
pengaruh langsung Digital Literacy terhadap innovative performance tidak signifikan . Hal
ini menunjukkan bahwa Organizational Culture dan Digital Literacy tidak akan efektif
mendorong kinerja inovatif tanpa penerapan strategi inovasi yang tepat. Penelitian ini
memberikan kontribusi teoritis dan praktis dengan memberikan wawasan kepada manajemen
DJKN tentang faktor-faktor yang memengaruhi terhadap innovative performance, seperti
Organizational Culture, Digital Literacy, dan Job Satisfaction. Temuan ini menyoroti
pentingnya strategi inovasi yang efektif dan Workforce Agility dalam meningkatkan
kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan dan mencapai kinerja yang lebih
tinggi. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada pengujian model inovasi organisasi
dalam konteks organisasi pemerintahan, khususnya DJKN.
Kata Kunci: Innovative Performance, Organizational Culture, Workforce Agility, Digital
Literacy, Job Satisfaction, DJKN, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Availability
2026000206mokIM/sin MOK 2026Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJAvailable
Detail Information
Series Title

-

Call Number

IM/sin MOK 2026

Publisher

Program Studi Doktor Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana UNJ : Jakarta.,

Collation

50 hlm.: ilus.; 21 cm.

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

NONE

Detail Information
Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

Cetakan ke- 1

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility
No other version available

Select Language

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.