Pengembangan Instrumen Tes Fisika untuk Mengukur Keterampilan berpikir Kritis Siswa SMA/ YOGA BUDI BHAKTI
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya alat ukur berupa tes
fisika yang komprehensif dan terkalibrasi secara empiris untuk mengukur
keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Padahal, karakteristik materi fisika sangat
erat kaitannya dengan proses kognitif tingkat tinggi. Tujuan utama penelitian ini
adalah mengembangkan dan mengalibrasi instrumen tes fisika yang valid, reliabel,
dan objektif dalam mengukur keterampilan berpikir kritis siswa SMA. Materi fisika
yang diintegrasikan dalam instrumen ini meliputi Pengukuran, Vektor, Gerak Lurus,
Gerak Parabola, Dinamika Rotasi, Elastisitas, Usaha dan Energi, Impuls dan
Momentum, Fluida Statis, Fluida Dinamis, Suhu dan Kalor, Gelombang Bunyi,
serta Gelombang Cahaya. Pengembangan instrumen mengacu pada indikator
keterampilan berpikir kritis yang meliputi Interpretasi, Analisis, Evaluasi, Inferensi,
dan Penjelasan Lanjut.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D)
dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, dan Evaluation). Instrumen diuji coba kepada 407 siswa SMA di
Jakarta dan dikalibrasi menggunakan pemodelan Rasch untuk menjamin kualitas
butir dan objektivitas pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen
dinyatakan sangat layak melalui validasi ahli instrumen dan penilaian sebesar 0,85
serta ahli materi sebesar 0,82. Kalibrasi empiris menghasilkan 18 butir soal pilihan
ganda kompleks yang memenuhi kriteria fit model Rasch dengan nilai reliabilitas
Cronbach’s Alpha sebesar 0,82, reliabilitas person 0,78, dan reliabilitas item 0,98.
Analisis dimensionalitas mengonfirmasi terpenuhinya syarat unidimensialitas
dengan nilai raw variance explained by measures sebesar 32,9%.
Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen tes fisika yang
dikembangkan layak dan efektif untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa
SMA. Hasil analisis Rasch Model menunjukkan nilai mean person sebesar +0,41
logit, yang mengindikasikan bahwa rata-rata kemampuan kognitif siswa berada di
atas tingkat kesulitan soal. Hal ini menegaskan bahwa instrumen memiliki daya
beda yang baik dalam memetakan potensi berpikir tingkat tinggi siswa, sehingga
dapat digunakan sebagai alat evaluasi standar untuk meningkatkan kualitas
penalaran ilmiah dalam pembelajaran fisika.
Kata kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Fisika SMA, Instrumen Tes, Model
Rasch, Pilihan Ganda Kompleks.
| 202620D1755 | PEP/ds D1755 | Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ | Available |
Publisher
Program Studi Doktor Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Sekolah Pascasarjana UNJ :
Jakarta.,
2026
Collation
xii, 225 hlm.: ilus.; 29,5 cm.
Statement of Responsibility
-
No other version available