Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ
Universitas Negeri Jakarta

Pengembangan Model Discovey Nano Learning (DNL) dalam Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar/ SASTRA WIJAYA

No image available for this title
Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model discovery nano learning (DNL)
pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan sosial (IPAS) untuk meningkatkan
kemampuan berpikir kritis siswa di sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh
rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan oleh rendahnya capaian
ketuntasan belajar, dominasi pembelajaran konvensional, kurangnya aktivitas
eksploratif, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran.
Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan tahapan
analisis kebutuhan, perancangan model, pengembangan produk, validasi ahli, evaluasi
formatif, dan uji efektivitas melalui quasi experiment nonequivalent control group
pretest–posttest design. Evaluasi formatif dilakukan melalui one-to-one, small group,
dan field try out. Subjek penelitian terdiri dari 58 siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri
Walantaka 1 Kota Serang, Provinsi Banten. Instrumen penelitian meliputi angket,
wawancara, dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
model DNL memiliki karakteristik pembelajaran berbasis penemuan yang dipadukan
dengan konsep nano learning melalui penyajian materi dalam potongan unit-unit kecil,
berdurasi singkat 1-5 menit, satu tujuan esensial, terstruktur, menggunakan platform
media sosial. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model berada pada kategori sangat
valid dengan rata-rata persentase validasi model sebesar 91,67%, desain pembelajaran
92,22%, media 96,92%, materi 86,67%, dan bahasa 93,33%. Hasil uji kelayakan
menunjukkan rata-rata persentase sebesar 96,9% dengan kategori sangat baik. Tingkat
kelayakan tersebut diperkuat oleh respons pengguna di lapangan, yaitu respons guru
sebesar 94,44% dan respons siswa sebesar 95,00%, yang menunjukkan bahwa model
DNL diterima dengan baik secara praktis di lapangan. Efektivitas model DNL
dibuktikan secara bertahap mulai dari uji perorangan dengan rata-rata skor 73,33,
meningkat pada uji kelompok kecil menjadi 81,11, hingga pembuktian empiris pada
tahap uji lapangan. Pada uji lapangan, kelas eksperimen memperoleh rata-rata posttest
sebesar 95,00 dengan N-Gain sebesar 0,90 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol
hanya memperoleh rata-rata posttest sebesar 63,57 dengan N-Gain sebesar 0,22
(kategori rendah). Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney U sebagai uji
utama menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok (p <
0,001), yang diperkuat oleh Welch's t-test dan ANCOVA sebagai uji pendukung.
Perhitungan besaran pengaruh turut menunjukkan efek yang sangat besar, sebagaimana
ditunjukkan nilai analisis non-parametrik menggunakan Rank-Biserial Correlation, dan
analisis parametrik menggunkan Cohen's d, Hedges' g, dan Partial Eta Squared,
sehingga secara statistik maupun praktis model DNL terbukti efektif meningkatkan
kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS.
Kata Kunci: Discovery Nano Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Sekolah Dasar.
Availability
20260D1794PD/ds D1794Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJAvailable
Detail Information
Series Title

-

Call Number

PD/ds D1794

Publisher

Program Studi Doktor Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana UNJ : Jakarta.,

Collation

xiv, 408 hlm.: ilus.; 29,5 cm.

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

NONE

Detail Information
Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

Cetakan ke- 1

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility
No other version available

Select Language

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.