Model Pembelajaran Aprsiasi Sastra dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Berbantuan Flipbook 3D (Penelitian Pengembangan pada Program Studi PGSD di Provinsi Lampung)
Pembelajaran apresiasi sastra pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
(PGSD) masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya minat
baca, keterbatasan pemahaman konteks budaya dalam karya sastra, serta
penggunaan model dan media pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang
memanfaatkan teknologi. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya
kemampuan mahasiswa PGSD dalam mengapresiasi karya sastra secara kritis,
kontekstual, dan bermakna. Padahal, sebagai calon guru sekolah dasar, mahasiswa
PGSD dituntut memiliki kompetensi apresiasi sastra sekaligus kepekaan budaya
untuk mendukung pembelajaran sastra di sekolah. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan model pembelajaran apresiasi sastra dengan pendekatan
Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan Flipbook 3D yang dirancang
secara sistematis untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, khususnya
budaya Lampung, ke dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini bertujuan
mengembangkan model pembelajaran apresiasi sastra dengan pendekatan
Culturally Responsive Teaching (CRT) berbantuan Flipbook 3D yang dirancang
secara sistematis untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, khususnya
budaya Lampung, ke dalam pembelajaran sastra. Penelitian menggunakan metode
Research and Development (R&D) dengan adaptasi enam langkah model Borg
dan Gall yang meliputi studi pendahuluan, perancangan model, pengembangan
produk awal, validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan utama.
Kelayakan model dinilai melalui validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa,
serta respons mahasiswa pada tahap one-to-one evaluation, small group
evaluation, dan field trial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model
pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak dengan rata-rata skor validasi
ahli sebesar 3,31 (kategori baik). Respon mahasiswa terhadap penggunaan model
berada pada kategori sangat baik, terutama pada aspek kemenarikan media,
keterkaitan materi dengan budaya lokal, dan kemudahan memahami karya sastra
melalui Flipbook 3D. Uji efektivitas menggunakan analisis N-Gain menunjukkan
peningkatan pemahaman apresiasi sastra mahasiswa pada kelas eksperimen
sebesar 64% (kategori cukup efektif), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol
sebesar 42% (kategori tidak efektif). Dengan demikian, model pembelajaran
apresiasi sastra berbasis CRT berbantuan Flipbook 3D terbukti layak dan cukup
efektif dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan apresiasi sastra, serta
literasi budaya mahasiswa PGSD. Model ini diharapkan menjadi alternatif
inovatif bagi pembelajaran apresiasi sastra yang kontekstual, interaktif, dan
relevan dengan karakteristik calon guru sekolah dasar di era digital.
Kata Kunci: model pembelajaran, apresiasi sastra, Culturally Responsive
Teaching, Flipbook 3D, PGSD.
| 2026000477mya | LT/sin MYA 2026 | Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ | Available |
Call Number
LT/sin MYA 2026
Publisher
Program Studi Doktor Linguistik Terapan Sekolah Pascasarjana UNJ :
Jakarta.,
2026
Collation
44 hlm.: ilus.; 21 cm.
Statement of Responsibility
-
No other version available