Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ
Universitas Negeri Jakarta

Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Sains Peserta Didik di Sekolah Dasar ditinjau dari Gaya Kognitif

No image available for this title
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: apakah ada perbedaan hasil belajar sains
peserta didik antara model pembelajaran experiential dengan model pembelajaran
inquiry terbimbing; Apakah ada perbedaan hasil belajar sains peserta didik yang
memiliki gaya kognitif field independent (FI) dengan gaya kognitif field dependent
(FD); Apakah terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif
terhadap hasil belajar sains peserta didik. Mengetahui apakah ada perbedaan hasil
belajar sains antara model pembelajaran inquiry terbimbing dengan model
pembelajaran experiential peserta didik yang memiliki gaya kognitif FD; Apakah ada
perbedaan hasil belajar sains model pembelajaran experiential dengan model
pembelajaran inquiry terbimbing peserta didik yang memiliki gaya kognitif FI. Metode
yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan simple random sampling,
desain penelitian treatment by level 2x2, pengolah data berbantukan software SPSS
versi 27. Penelitian dilakukan di SD Negeri 13 Sembawa, Kabupaten Banyuasin,
dengan kelas kontrol dengan model pembelajaran inquiry terbimbing dan kelas
eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran experiential. Hasil penelitian
diperoleh bahwa: (1) Hasil belajar sains peserta didik pada Model pembelajaran
experiential lebih tinggi dari model pembelajaran inquiry terbimbing, terbukti dengan
nilai Sig. (2-tailed) 0.421 > 0.05. (2) Hasil belajar sains peserta didik dengan gaya
kognitif FI lebih tinggi dari hasil belajar peserta didik yang memiliki gaya kognitif FD,
terbukti dengan nilai Sig. (2-tailed) 0.430 > 0.05. dan (3) Tidak ada hubungan interaksi
model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar sains peserta didik. (4).
Hasil Belajar Sains antara model pembelajaran experiential lebih tinggi dari model
pembelajaran inquiry terbimbing bagi peserta didik yang memiliki gaya kognitif FD,
terbukti dengan nilai Sig. (2-tailed) 0.157 > 0.05. (5) Hasil belajar sains model
pembelajaran experiential lebih tinggi dari model pembelajaran inquiry terbimbing
peserta didik yang memiliki gaya kognitif FI, terbukti bahwa nilai Sig.(2-tailed) 0.430
> 0.05. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan hasil analisis data serta
pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa: Hasil belajar sains peserta didik
yang menggunakan model pembelajaran experiential lebih tinggi dari hasil belajar
menggunakan model pembelajaran inquiry terbimbing. Hasil belajar sains peserta didik
dengan gaya kognitif FI lebih tinggi dari hasil belajar peserta didik gaya kognitif FD.
Dengan demikian model pembelajaran bersama-sama dengan gaya kognitif dapat
mempengaruhi hasil belajar.

Kata kunci : model pembelajaran, experiential, inquiry terbimbing, gaya kognitif
Availability
2023020666estPD/sin EST 2023Perpustakaan Pascasarjana UNJAvailable
Detail Information
Series Title

-

Call Number

PD/sin EST 2023

Publisher

Prodi Doktor Pendidikan Dasar Pascasarjana UNJ : Pascasarjana UNJ.,

Collation

50 hlm :ilus ;21 cm

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

PD/sin

Detail Information
Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

Cetakan ke- 1

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility
No other version available

Select Language

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.