Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ
Universitas Negeri Jakarta

Evaluasi Implementasi Pengeloalan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta/ ALI MUKODAS

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi implementasi pengelolaan Dana
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Evaluasi pengelolaan dana BOS dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode kualitatif evaluasi. Model evaluasi yang digunakan adalah Context, Input,
Process dan Product (CIPP). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi, Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi. Wawancara dilakukan
kepada sepuluh kepala sekolah, tujuh wakil kepala sekolah, lima kepala sub bagian tata
usaha, lima guru, enam bendahara, empat operator dan satu komite di SMA Negeri DKI
Jakarta. Teknik analisis data dilakukan melalui penyajian data, triangulasi, interpretasi
data, diskusi hasil dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1)
Tujuan dan sasaran program dana BOS SMA Negeri di DKI Jakarta telah disosialisasikan
oleh kepala sekolah kepada warga sekolah untuk mendukung penuntasan program wajib
belajar 12 tahun, meningkatkan prestasi peserta didik dan meningkatkan jumlah peserta
didik yang lulus sebesar 100%; 2) SMA Negeri di DKI Jakarta memiliki Rencana Kerja
Tahunan (RKS) dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) dalam pengelolaan
dana BOS. Namun, kepala sekolah tidak menyusun tim pengelola dana BOS sesuai
dengan petunjuk teknis pengelolaan dana BOS. Tim pengelola dana BOS juga tidak
mendapatkan pelatihan tentang pengelolaan keuangan. Sistem Informasi Pengelolaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (e-RKAS) yang digunakan tim pengelola
dana BOS sering mengalami down, tidak tersedianya komponen yang dibutuhkan dan
komponen harga pada aplikasi tersebut tidak sesuai dengan harga di pasaran. Selain
menggunakan e-RKAS, perencanaan dana BOS SMA Negeri di Jakarta menggunakan
Aplikasi Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (ARKAS) yang di buat oleh Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sehingga mengalami double input ke
dalam sistem informasi. Dana BOS belum mencukupi untuk kesesuaian biaya operasional
Standar Nasional Pendidikan; 3) Prosedur penerimaan dana BOS ke sekolah sesuai
dengan jadwal petunjuk teknis, tetapi tidak sesuai dengan waktu kebutuhan yang
berpedoman pada RKAS. SMA Negeri di DKI Jakarta tidak memiliki pengawas internal
sekolah untuk mengawasi perencanaan dan penggunaan dana BOS. Proses pembayaran
dilakukan secara Cashless melalui aplikasi Siap BOS/BOP, dan SMA Negeri di DKI
Jakarta telah melakukan transparansi melalui publikasi laporan penggunaan dana BOS
kepada warga sekolah; 4) Penggunaan dana BOS dapat meningkatkan prestasi akademik
melalui dukungan pelatihan; 5) implementasi dana BOS yang efektif dan efisien dapat
dilakukan melalui desain dari perbaikan rancangan model, dimana sekolah menyusun tim
pengelolaan sesuai petunjuk teknis dan memiliki pengawas internal sekolah. Penelitian
ini berimplikasi terhadap dinas Pendidikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi
implementasi dana BOS melalui pelatihan tim pengelolaan dana BOS serta melakukan
update data komponen dan harga pada e-RKAS sesuai kebutuhan sekolah secara berkala.
Kata Kunci: evaluasi program, pengelolaan dana BOS, prestasi akademik, sekolah
menengah atas negeri
Availability
D1402MP/ds D1402Perpustakaan Pascasarjana UNJAvailable
Detail Information
Series Title

-

Call Number

MP/ds D1402

Publisher

Prodi Doktor Manajemen Pendidikan Pascasarjana UNJ : Pascasarjana UNJ.,

Collation

xviii, 443 hlm. :ilus ;30 cm

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

MP/ds

Detail Information
Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

Cet. 1

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility
No other version available

Select Language

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.