Model Pembelajaran Gerak Dasar Bola Basket di Sekolah Dasar/ADITYO AGUSTIAWAN
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk dan menguji efektivitas
model pembelajaran Gerak Dasar Bola Basket di sekolah dasar. Metode penelitian
ini menggunakan model Research and Development (R&D) Borg and Gall. Subyek
penelitian ini adalah siswa sekolah dasar dengan melibatkan sekolah dasar negeri
48 Palembang, sekolah Al-Azhar 45 Palembang, RSI, Maiteriawira. dengan jumlah
subyek sebanyak 12 siswa untuk ujicoba kelompok kecil, 50 siswa untuk ujicoba
kelompok besar dan 150 siswa untuk uji efektifitas yang terdiri dari 75 siswa pada
kelompok eksperimen dan 75 siswa pada kelompok kontrol. Instrumen yang
digunakan adalah angket, wawancara dan observasi. Untuk melakukan pengukuran
keterampilan gerak dasar permainan bola basket yang terdiri dari dribble, passing
dan shooting sekaligus untuk mengukur tingkat efektifitas produk model
pembelajaran gerak dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Menghasilkan
model pembelajaran gerak dasar bola basket di sekolah dasar. (2) model
pembelajaran gerak dasar bola basket di sekolah dasar berjumlah 30 model
pembelajaran layak diterapkan untuk siswa kelas 5 sekolah dasar, (3) uji efektifitas
model pembelajaran gerak dasar permainan bola basket di sekolah dasar
menunjukan adanya pengaruh signifikan. Hasil uji N-Gain persen kelompok
eksperimen diperoleh nilai Mean sebesar 76,15% termasuk dalam kategori efektif.
Sedangkan hasil uji N-Gain persen pada kelompok kontrol diperoleh nilai Mean
sebesar 61,31% termasuk dalam kategori cukup efektif. Maka dapat disimpulkan
bahwa model pembelajaran gerak dasar bola basket di sekolah dasar cukup efektif
dan layak digunakan untuk meningkatkan pembelajaran gerak dasar bola basket di
sekolah dasar.
Kata Kunci: Model Pembelajaran, Gerak Dasar, Bola Basket, Sekolah Dasar
***
This study aims to develop and test the effectiveness of a basic movement
learning model for basketball in elementary schools. The research utilized the Borg
and Gall Research and Development (R&D) model. The subjects of the study were
elementary school students from SD Negeri 48 Palembang, Al-Azhar 45
Palembang, RSI, and Maiteriawira. The total number of participants included 12
students for a small group trial, 50 students for a large group trial, and 150 students
for an effectiveness test, consisting of 75 students in the experimental group and 75
students in the control group. The instruments used were questionnaires,
interviews, and observations. Measurements were conducted on basic basketball
skills, including dribbling, passing, and shooting, to assess the effectiveness of the
developed learning model. The results of the study indicate that: (1) A basic
movement learning model for basketball in elementary schools was developed. (2)
The model consists of 30 learning modules suitable for fifth-grade elementary
school students. (3) The effectiveness test demonstrated a significant impact of the
learning model. The N-Gain percentage test results showed a Mean score of
76.15% in the experimental group, categorized as effective, and a Mean score of
61.31% in the control group, categorized as moderately effective. Thus, it can be
concluded that the basic movement learning model for basketball in elementary
schools is moderately effective and suitable for enhancing basketball basic
movement learning in elementary schools.
Keywords: Learning Model, Basic Movement, Basketball, Elementary School
D1503 | PENJAS/ds D1503 | Perpustakaan Pascasarjana UNJ | Available |
Call Number
PENJAS/ds D1503
Publisher
Prodi Doktor Pendidikan Jasmani Pascasarjana UNJ :
Sekolah Pascasarjana UNJ.,
2025
Collation
ix, 325 hlm. ;ilus ;29,5 cm
Statement of Responsibility
-
No other version available