Evaluasi Program Pembinaan Olahraga Disabilitas di Propinsi DKI Jakarta Tahun 2023/ Bambang Supriyanto
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan organisasi olahraga penyandang disabilitas National Paralympic Committee (NPC), Persatuan Olahraga Tuna Rungu Indonesia (PORTURIN), serta Special Olympics Indonesia (SOIna) yang dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) DKI Jakarta, dengan fokus pada visi, misi, perencanaan program, sumber daya manusia, fasilitas, dan pendanaan dalam mendukung prestasi pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI tahun 2021. Penelitian menggunakan metode evaluasi dengan pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner yang melibatkan responden dari atlet, pelatih, dan pengelola. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% responden mendukung visi dan misi organisasi, mencerminkan persepsi positif terhadap arah pembinaan. Evaluasi terhadap program kerja menunjukkan efektivitas yang baik, namun terdapat kebutuhan untuk peningkatan dalam distribusi sumber daya yang adil, transparansi pendanaan, serta fasilitas yang lebih aman dan strategis. Pelaksanaan program mendapatkan penilaian positif, terutama dalam pengelolaan sumber daya manusia dan penyediaan fasilitas. Target medali pada Peparnas XVI tercapai, dengan peningkatan peringkat kontingen DKI Jakarta dari posisi ke-11 menjadi posisi ke-6 secara nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa DISPORA DKI Jakarta telah menjalankan program pembinaan yang efektif, namun perbaikan dalam aspek keadilan sumber daya, aksesibilitas fasilitas, dan transparansi anggaran perlu dilakukan untuk mendukung keberlanjutan pembinaan.
Keywords: Evaluasi olahraga disabilitas DKI Jakarta
***
This study aims to evaluate the disability sports organization development program of the National Paralympic Committee (NPC), the Indonesian Deaf Sports Association (PORTURIN), and the Special Olympics Indonesia (SOIna) sports development program for people with disabilities managed by the DKI Jakarta Youth and Sports Agency (DISPORA), focusing on the vision, mission, program planning, human resources, facilities, and funding in supporting achievements at the 16th National Paralympic Week (Peparnas) in 2021. The study used an evaluation method with the CIPP (Context, Input, Process, Product) approach. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires involving respondents from athletes, coaches, and managers. Data analysis was carried out using quantitative and qualitative descriptive techniques. The results showed that more than 75% of respondents supported the organization's vision and mission, reflecting a positive perception of the direction of development. Evaluation of the work program showed good effectiveness, but there was a need for improvement in the fair distribution of resources, transparency of funding, and safer and more strategic facilities. The implementation of the program received a positive assessment, especially in the management of human resources and the provision of facilities. The medal target at the 16th Peparnas was achieved, with the DKI Jakarta contingent's ranking increasing from 11th to 6th nationally. This study concludes that DISPORA DKI Jakarta has implemented an effective coaching program, but improvements in aspects of resource equity, facility accessibility, and budget transparency need to be made to support the sustainability of coaching.
Kata Kunci: Evaluation of disability sports in DKI Jakarta
2025000134bam | PENJAS/sin BAM 2025 | Perpustakaan Pascasarjana UNJ | Available |
Call Number
PENJAS/sin BAM 2025
Publisher
Prodi Doktor Pendidikan Jasmani Pascasarjana UNJ :
Sekolah Pascasarjana UNJ.,
2025
Collation
53 hlm. :ilus ;21,5 cm
Classification
PENJAS/sin
Statement of Responsibility
-
No other version available