Perpustakaan Sekolah Pascasarjana UNJ
Universitas Negeri Jakarta

Mantra Debus: Pertunjukan Tradisi dan Identitas Keislaman Budaya Banten/ EZIK FIRMAN SYAH

No image available for this title
Masyarakat Banten saat ini cenderung lebih memilih kesenian yang populer, seperti
musik dangdut yang sering ditampilkan dalam acara pesta pernikahan, sehingga
kesenian debus tidak lagi dianggap sebagai hiburan yang diminati. Selain itu, pemain
debus masa kini lebih banyak melakukan ritual mistis, seperti membaca mantra dan
menjalankan ritual di tempat-tempat tertentu, dibandingkan dengan praktik keagamaan
seperti berdzikir, bershalawat, dan berpuasa sebelum pertunjukan. Penelitian ini
bertujuan mengkaji mantra debus sebagai bagian dari tradisi pertunjukan dan
representasi identitas keislaman pada budaya Banten. Metode yang digunakan adalah
etnografi komunikasi dengan pengumpulan data melalui observasi, perekaman, dan
wawancara langsung dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra
yang digunakan dalam pertunjukan debus memiliki makna sebagai untaian doa yang
berfungsi melindungi para pemain dari marabahaya. Pada debus yang beraliran tarekat
Qadiriyah Rifa’iyah, ritual pertunjukan masih menekankan nilai-nilai keislaman, seperti
praktik tawasul melalui pembacaan shalawat dan zikir yang dilakukan di panggung atau
kalang. Sebaliknya, debus beraliran Jangjawokan menunjukkan ritual yang lebih sarat
dengan unsur mistik. Meskipun demikian, nilai-nilai keislaman tetap ada sebagai
representasi pada mantra yang digunakan sebagai sarana perlindungan diri, baik saat
pertunjukan maupun dalam ritual ziarah kasepuhan debus. Mantra debus juga berfungsi
menanamkan nilai keberanian, kekuatan spiritual, dan ketahanan fisik bagi para pemain.
Berkaitan dengan perspektif mantra debus dapat dipahami sebagai ekspresi simbolik
dari nilai keberanian, religiusitas, dan identitas masyarakat Banten. Upaya revitalisasi
mantra dapat dilakukan melalui duplikasi kitab debus, pembuatan film dokumenter
sebagai media promosi seni pertunjukan debus khas Banten, serta pengembangan
cinderamata bertema debus untuk mendukung industri kreatif lokal.
Kata Kunci: Mantra Debus; Pertunjukan Tradisi; Identitas Keislaman; Budaya Banten.
Availability
D1674LT/ds D1674Perpustakaan Pascasarjana UNJAvailable
Detail Information
Series Title

-

Call Number

LT/ds D1674

Publisher

Prodi Doktor Linguistik Terapan Pascasarjana UNJ : Jakarta.,

Collation

xix, 469 hlm.: ilus.; 29,5 cm.

Language

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Classification

NONE

Detail Information
Content Type

-

Media Type

-

Carrier Type

-

Edition

Cetakan ke- 1

Subject(s)

-

Specific Detail Info

-

Statement of Responsibility
No other version available

Select Language

Advanced Search

License

This software and this template are released Under GNU GPL License Version 3.